jalanjalan-indonesia.com Jakarta tidak hanya tentang gedung pencakar langit dan kemacetan. Di balik hiruk-pikuk ibu kota, ada banyak bangunan bersejarah yang menyimpan cerita panjang tentang perjalanan bangsa. Salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi adalah Gedung AA Maramis, sebuah bangunan ikonik yang berdiri megah di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.
Saya berkesempatan mengikuti tur keliling Gedung AA Maramis bersama komunitas Wisata Kreatif Jakarta dan KOTEKA. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang unik karena tidak setiap hari masyarakat bisa masuk dan melihat langsung bagian dalam gedung bersejarah yang berada di kompleks Kementerian Keuangan.
Perjalanan menuju lokasi pun terasa seperti bagian dari petualangan kecil. Saya memulai perjalanan menggunakan transportasi umum, berangkat dari stasiun Jurang Manggu menuju stasiun Juanda. Dari sana, akses menuju kawasan Lapangan Banteng cukup mudah, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan transportasi lanjutan.
Gedung AA Maramis, Ikon Sejarah yang Masih Berdiri Kokoh
Gedung AA Maramis dikenal juga dengan nama Paleis van Daendels atau Istana Daendels. Bangunan ini merupakan salah satu peninggalan kolonial yang memiliki nilai sejarah sangat tinggi.
Letaknya berada di Jalan Lapangan Banteng Timur, tepat di kawasan strategis pusat kota Jakarta. Gedung ini sejak awal memang dirancang untuk mendukung urusan administrasi negara, khususnya yang berkaitan dengan keuangan.
Saat pertama kali melihatnya dari luar, kesan megah langsung terasa. Arsitekturnya klasik dengan pilar-pilar besar yang menjulang, memberikan nuansa Eropa yang kuat. Tidak heran jika banyak orang menjadikan gedung ini sebagai salah satu spot fotografi favorit ketika berkunjung ke kawasan Lapangan Banteng.
Lapangan Banteng, Ruang Publik Favorit Warga
Tepat di depan Gedung AA Maramis terdapat Lapangan Banteng, sebuah ruang terbuka hijau yang ramai dikunjungi masyarakat. Lapangan ini sering digunakan untuk berbagai aktivitas santai maupun olahraga.
Banyak warga datang untuk jogging, bermain bersama anak-anak, atau sekadar duduk menikmati suasana. Lapangan Banteng juga sering menjadi tempat piknik kecil, spot foto, hingga kegiatan komunitas seperti membaca buku bersama.
Keberadaan ruang publik ini membuat kawasan sekitar gedung terasa hidup. Perpaduan antara bangunan bersejarah dan ruang terbuka modern menciptakan atmosfer yang unik, seolah masa lalu dan masa kini bertemu di satu titik.
Sejarah Panjang Istana Daendels
Gedung ini mulai dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels. Pembangunannya menjadi bagian dari proyek besar pada era kolonial untuk memperkuat administrasi pemerintahan di Batavia.
Meski pembangunan dimulai sejak awal abad ke-19, gedung ini baru diresmikan beberapa tahun kemudian. Sejak awal, fungsi utamanya memang berkaitan dengan pengelolaan urusan keuangan negara.
Bangunan ini menjadi saksi berbagai perubahan sejarah, mulai dari masa kolonial, masa transisi, hingga era Indonesia modern. Gedung ini tetap digunakan dalam struktur pemerintahan dan menjadi simbol penting dalam perjalanan institusi keuangan di Indonesia.
Mengapa Disebut Gedung AA Maramis?
Nama Gedung AA Maramis diberikan untuk menghormati salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia, yaitu Alexander Andries Maramis. Ia dikenal sebagai Menteri Keuangan pertama Indonesia.
Pemberian nama ini menjadi bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam membangun fondasi keuangan negara pada masa awal kemerdekaan. Dengan demikian, gedung ini bukan hanya peninggalan kolonial, tetapi juga memiliki makna nasional yang kuat.
Tur Bersama Komunitas, Cara Seru Menjelajah Jakarta
Mengikuti tur bersama komunitas seperti Wisata Kreatif Jakarta dan KOTEKA memberikan pengalaman berbeda. Tur tidak hanya sekadar jalan-jalan, tetapi juga menjadi ruang belajar sejarah secara langsung.
Peserta tur diajak memahami konteks bangunan, fungsi, serta cerita yang melekat di dalamnya. Selain itu, suasana tur terasa lebih hangat karena dilakukan bersama orang-orang yang memiliki minat serupa terhadap sejarah dan budaya kota.
Bagi saya, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa wisata di Jakarta tidak selalu harus ke mall atau tempat modern. Ada banyak ruang sejarah yang bisa dijelajahi, dan setiap sudutnya menyimpan cerita menarik.
Gedung Bersejarah yang Layak Masuk Daftar Wisata Jakarta
Gedung AA Maramis adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi bagi pecinta sejarah, arsitektur, maupun wisata kota. Lokasinya strategis, suasananya ikonik, dan nilai historisnya sangat besar.
Mengunjungi tempat seperti ini membuat kita melihat Jakarta dari sisi yang berbeda. Bukan hanya kota modern, tetapi juga kota dengan lapisan sejarah panjang yang masih bisa dinikmati hingga sekarang.
Tur ke Gedung AA Maramis menjadi pengalaman yang berkesan. Sebuah perjalanan singkat yang membawa saya lebih dekat pada cerita masa lalu dan identitas kota Jakarta.

Cek Juga Artikel Dari Platform medianews.web.id
