Trafik Tol Trans Sumatera Naik Tajam Jelang Nataru

Berita Lokal

Lonjakan Trafik Warnai Jalan Tol Trans Sumatera

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan trafik ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang akhir tahun untuk bepergian, baik untuk mudik, wisata, maupun kunjungan keluarga.

Berdasarkan laporan PT Hutama Karya (Persero), hingga Sabtu (20/12/2025) tercatat sebanyak 132.863 kendaraan melintas di seluruh ruas tol yang telah beroperasi. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 37,69 persen dibandingkan kondisi trafik harian normal.


Pemantauan Intensif Selama Periode Libur Panjang

Corporate Secretary Hutama Karya, Tjahjo Purnomo, menyatakan bahwa perusahaan terus memantau pergerakan kendaraan secara intensif selama periode libur Nataru. Koordinasi dengan kepolisian serta instansi terkait juga dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas.

Langkah ini dinilai penting mengingat lonjakan kendaraan terjadi hampir di seluruh ruas utama Tol Trans Sumatera. Pemantauan real-time dan kesiapsiagaan petugas menjadi kunci untuk meminimalkan potensi kemacetan dan insiden selama masa liburan.


Ruas Tol dengan Lonjakan Trafik Tertinggi

Data Hutama Karya menunjukkan lonjakan tertinggi terjadi di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 3 dan 4 (Bayung Lencir–Tempino–Ness). Ruas ini mencatat kenaikan trafik hingga 86,59 persen dibandingkan kondisi normal, dengan total 9.473 kendaraan melintas.

Lonjakan signifikan ini menunjukkan peran strategis ruas tol tersebut sebagai penghubung penting aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan dan tengah.


Kenaikan Merata di Ruas Strategis Lainnya

Selain ruas dengan lonjakan tertinggi, peningkatan trafik juga tercatat di sejumlah ruas utama lainnya. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) melayani 17.172 kendaraan atau naik 27,45 persen. Sementara itu, Tol Palembang–Prabumulih (Palindra & Indraprabu) mencatat 17.344 kendaraan atau meningkat 29,11 persen.

Di wilayah Sumatera bagian tengah, Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) melayani 18.636 kendaraan dengan kenaikan 20,26 persen. Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar juga mengalami peningkatan 26,87 persen dengan total 7.716 kendaraan melintas.


Sumatera Utara dan Aceh Ikut Alami Lonjakan

Wilayah Sumatera bagian utara turut mencatat peningkatan trafik selama periode Nataru. Tol Indrapura–Kisaran melayani 11.602 kendaraan atau naik 21,17 persen, sedangkan Tol Binjai–Pangkalan Brandan meningkat 38,77 persen dengan total 13.273 kendaraan.

Di Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh (Seulimeum–Baitussalam) mengalami lonjakan cukup tajam hingga 65,47 persen, dengan 5.482 kendaraan melintas. Hal ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat Aceh selama libur akhir tahun.


Satu Ruas Alami Penurunan Trafik

Di tengah tren kenaikan, Tol Padang–Sicincin justru mencatat penurunan trafik sebesar 48,23 persen dengan total 1.871 kendaraan. Penurunan ini disebabkan oleh terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi, sehingga memengaruhi minat pengguna untuk melintasi ruas tersebut.

Kondisi ini menjadi catatan tersendiri bagi pengelola tol dan pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas jaringan jalan pendukung di wilayah tersebut.


Ruas Tol Fungsional Turut Dimanfaatkan

Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, dua ruas tol fungsional juga mencatat aktivitas kendaraan yang cukup tinggi. Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Musi Landas–Pulau Rimau), yang mulai dioperasikan secara fungsional sejak 20 Desember 2025, melayani 2.730 kendaraan.

Sementara itu, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum), yang dibuka lebih awal sejak 7 Desember 2025, mencatat 1.893 kendaraan melintas. Kedua ruas ini memberikan alternatif perjalanan dan membantu mengurai kepadatan di jalur utama.


Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Tol

Hutama Karya mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kebugaran fisik sebelum berkendara jarak jauh.

Pengguna jalan juga disarankan beristirahat di rest area apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari antrean.


Konektivitas Sumatera Makin Terasa Saat Liburan

Lonjakan trafik selama Nataru menjadi bukti bahwa kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Konektivitas antarwilayah yang lebih baik mempersingkat waktu tempuh dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Dengan pengelolaan lalu lintas yang optimal dan kesadaran pengguna jalan terhadap keselamatan, Hutama Karya berharap momentum libur akhir tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman perjalanan yang positif bagi masyarakat di seluruh Sumatera.

Baca Juga : Warga Tulis Minta Kontribusi PLTU untuk Perbaikan Jalan

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : faktagosip