Kesiapan Jalan Nasional Banten Jelang Libur Nataru 2025/2026

Uncategorized

Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten dalam menyambut masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Wilayah Banten menjadi salah satu fokus utama karena berperan sebagai gerbang strategis penghubung Pulau Jawa dan Sumatera melalui Pelabuhan Merak, yang setiap tahunnya mengalami lonjakan signifikan volume kendaraan dan penumpang.

Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dalam kunjungan kerja lintas kementerian ke kawasan Pelabuhan Merak. Kunjungan tersebut dipimpin Menteri PU Dody Hanggodo, bersama Menko PMK Pratikno, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Agenda ini menegaskan pentingnya koordinasi terpadu demi memastikan arus Nataru 2025/2026 berjalan aman dan lancar.


Komitmen Pemerintah Jamin Kenyamanan Perjalanan

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen penuh menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, kesiapan jalan bukan hanya soal kelancaran lalu lintas, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan sejak berangkat hingga kembali ke rumah.

Ia menekankan bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan liburan harus dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir. Infrastruktur yang andal diharapkan mampu meminimalkan potensi kecelakaan, kemacetan parah, maupun gangguan akibat cuaca dan kondisi lapangan lainnya yang kerap terjadi pada periode libur panjang.


590 Posko Siaga untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Guna mendukung keselamatan, khususnya bagi pengendara sepeda motor, Kementerian PU menyiagakan 590 posko di seluruh Indonesia. Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat, pusat informasi, serta titik penanganan awal jika terjadi gangguan lalu lintas atau keadaan darurat.

Menteri Dody mengimbau pengendara roda dua agar tidak memaksakan diri saat lelah. Menurutnya, kelelahan merupakan salah satu faktor utama kecelakaan lalu lintas. Dengan memanfaatkan posko istirahat yang tersedia, risiko kecelakaan dapat ditekan secara signifikan selama masa arus libur Nataru.


Kondisi Jalan Nasional Banten dalam Status Mantap

Provinsi Banten memiliki jaringan jalan nasional sepanjang 567,9 kilometer yang dikelola langsung oleh Kementerian PU. Berdasarkan data terbaru, tingkat kemantapan jalan nasional di wilayah ini mencapai 96,76 persen, menandakan kondisi jalan yang layak dan aman untuk dilalui kendaraan dalam volume tinggi.

Selain jalan, terdapat 221 jembatan nasional di Banten yang juga berada dalam kondisi mantap. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung konektivitas menuju kawasan industri, pusat logistik, serta pelabuhan penyeberangan yang vital bagi pergerakan ekonomi nasional.

Konektivitas Banten juga diperkuat oleh jalan tol operasional sepanjang 204,78 kilometer, termasuk Ruas Tol Tangerang–Merak yang menjadi jalur utama menuju Pelabuhan Merak. Tol ini memiliki peran krusial dalam mengurai kepadatan kendaraan dari wilayah Jabodetabek menuju penyeberangan ke Sumatera.


BPJN Banten Siagakan Posko dan Alat Berat

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Primawan Avicenna, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan secara menyeluruh. BPJN Banten menyiagakan 8 posko Nataru di ruas strategis jalan nasional, dengan posko utama berlokasi di Simpang Gerem, Kota Cilegon.

Selain itu, terdapat 10 lokasi Disaster Relief Unit (DRU) yang dilengkapi alat berat seperti excavator, dump truck, jembatan Bailey, dan genset. Tim reaksi cepat juga disiagakan 24 jam untuk mengantisipasi bencana alam, kecelakaan lalu lintas, maupun gangguan teknis pada infrastruktur jalan.

Langkah ini dinilai penting mengingat potensi cuaca ekstrem dan kepadatan kendaraan yang dapat memicu kejadian darurat selama periode libur panjang.


Skema Distribusi Kendaraan ke Tiga Pelabuhan

Untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak, pemerintah menerapkan skema distribusi kendaraan melalui tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara.

Pelabuhan Merak difokuskan melayani kendaraan roda empat pribadi dan bus penumpang. Sementara itu, Pelabuhan Ciwandan melayani sepeda motor serta truk logistik BBM dan sembako. Adapun Pelabuhan BBJ Bojonegara dikhususkan untuk truk barang dan logistik berat.

Skema ini diharapkan mampu mengurangi antrean panjang, meningkatkan efisiensi penyeberangan, serta meminimalkan kemacetan di jalur akses menuju pelabuhan.


Akses Jalan Menuju Pelabuhan Merak

Akses menuju Pelabuhan Merak dilayani melalui beberapa koridor utama, antara lain Exit Tol Merak KM 98, Cilegon Barat KM 92, dan Cilegon Timur KM 87. Ketiga akses tersebut terhubung langsung dengan ruas jalan nasional Cilegon–Merak, yang telah dipastikan dalam kondisi mantap.

Sementara akses menuju Pelabuhan Ciwandan dan BBJ Bojonegara didukung ruas jalan nasional Serdang–Bojonegara–Merak, serta Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon. Tingkat kemantapan jalan di koridor ini berada pada kisaran 84 persen hingga 98 persen, sehingga dinilai memadai untuk mendukung arus kendaraan Nataru.


Dukungan TIP dan Manajemen Lalu Lintas Terpadu

Sebagai bagian dari manajemen lalu lintas terpadu, Kementerian PU juga mendukung pemanfaatan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di KM 43A dan KM 68A Ruas Tol Tangerang–Merak. TIP ini diharapkan menjadi titik istirahat strategis bagi pengendara sebelum melanjutkan perjalanan ke pelabuhan.

Dengan fasilitas yang memadai, TIP dapat membantu mengurangi kelelahan pengemudi sekaligus mencegah penumpukan kendaraan di sekitar area pelabuhan.


Optimisme Hadapi Arus Nataru 2025/2026

Dengan kesiapan infrastruktur jalan nasional, posko siaga, alat berat, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, Kementerian PU optimistis arus Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Provinsi Banten dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman.

Upaya ini sejalan dengan program kerja “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” sebagai bagian dari pelaksanaan ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati libur akhir tahun dengan perjalanan yang selamat, sekaligus menjaga keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya.

Baca Juga : Testimoni & Rekomendasi Paket Liburan Dieng 3 Hari

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : kabarsantai